Entries by admin

Nara dan Propaganda antara Surga vs Neraka di Bumi Papua

Oleh : Julius Ibrani* Bumi Papua ibarat 2 (dua) sisi koin. Dia adalah surga jika bicara kekayaan alamnya, namun juga neraka dalam hal kerusakan alam dan pelanggaran hak asasi manusia. Anehnya, Diplomat Nara Rakhmatia Masista seakan menempatkan sisi “neraka” di Papua seperti gosip atau bisikan di telinga saja. Nara, bak pahlawan kemerdekaan yang dipuji, setelah […]

Bagikan :

Masa Depan Pemberantasan Korupsi di Papua

Oleh: Adnan Topan Husodo* Korupsi telah dipandang mengacaukan agenda pembangunan, lebih spesifik bagi para ekonom, menghambat pertumbuhan ekonomi (Susan Rose-Ackerman, 1998). Korupsi yang terjadi di negara berkembang dianggap memiliki konsekuensi yang lebih serius, terutama karena fungsi pemerintahan yang tidak berjalan efektif, tiadanya sistem pemerintahan yang transparan dan akuntabel, lemahnya fungsi pengawasan, baik pengawasan internal pemerintah […]

Bagikan :

Evaluasi Sektor Keamanan dan Perdamaian di Papua

Oleh : Beni Sukadis* Selama dua tahun menjabat sebagai Presiden, Joko Widodo sudah empat kali berkunjung ke Papua. Hal ini menunjukan perhatian yang besar pada Propinsi Papua yang mana sebagian besar kunjungannya dalam rangka melakukan peresmian infrastruktur, program ekonomi dan program sosial lainnya. Di lain pihak banyak yang mengkritik kunjungan itu belum menunjukkan perubahan berarti […]

Bagikan :

Diplomasi Indonesia atas Papua: Success Story in the Crossroad

Oleh: Emil Radhiansyah, M.Si* Latar Belakang Papua merupakan kepulauan paling timur di Indonesia timur. Papua terbagi menjadi dua provinsi yaitu Provinsi Papua dan Provinsi Papu Barat.  Mendengar kalimat Papua yang terbersit adalah tempat ini adalah beautifully dangerous, sebuah istilah yang hendak menyatakan bahwa suatu tempat tersebut menyimpan keindahan sekaligus berbahaya.  Pulau Papua menyimpan banyak keindahan […]

Bagikan :

Di Papua: HAM Sebagai Instrumen Politik

Oleh: Otto Syamsuddin Ishak* Penyelesaian masalah pelanggaran HAM di Papua mendapat perhatian dan perlakuan khusus dari rezim Jkw-JK. Hal yang sungguh berbeda dengan perlakuan rezim-rezim politik sebelumnya. Bahkan, rezim Jkw-JK belum mengambil kebijakan khusus untuk penyelesaian kasus-kasus pelanggaran HAM semasa konflik dengan Aceh 1976-2005 sebagai bagian dari menciptakan perdamaian yang menyeluruh di Aceh. Ada apa […]

Bagikan :

Mewaspadai Keberadaan Milisi di Papua

Oleh : Bhatara Ibnu Reza* Pelibatan warga negara dalam pertahanan seringkali menjadi celah bagi negara dalam hal ini militer atau para elit untuk membentuk milisi-milisi baik itu bersenjata maupun tidak untuk melakukan tindakan-tindakan meneror warga di daerah konflik. Hal ini pula yang terjadi di Papua dimana tumbuh berbagai macam kelompok-kelompok perlawanan terhadap separatis yang disponsori […]

Bagikan :

Papua dan Problem Promosi Karir Prajurit

Oleh : Anton Aliabbas* Belakangan ini, sejumlah promosi dan mutasi perwira TNI mendapat sorotan publik. Salah satu promosi yang mendapat sorotan adalah penunjukkan Mayjen Hartomo, yang pernah diadili atas kasus tewasnya tokoh Papua Theys Hiyo Eluay, menjadi kepala Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI pada September 2016. Sebelumnya, Hartomo menjabat sebagai Gubernur Akademi Militer. Tidak ayal, promosi […]

Bagikan :

Pemerintah Perlu Mengungkap Dugaan Penyimpangan Pengadaan Alutsista Hingga Tuntas dan Dilakukan Secara Menyeluruh

Konferensi Pers  Koalisi Masyarakat Sipil Reformasi Sektor Keamanan   Pada 30 November 2016 Pengadilan Militer Tinggi II Jakarta menjatuhkan vonis penjara seumur hidup kepada mantan Kabid Pelaksana Pembiayaan Kemenhan (2010-2014), Brigadir Jenderal Teddy Hernayadi karena terbukti melakukan tindak pidana korupsi senilai USD 12 juta. Kami memandang putusan yang dijatuhkan oleh Pengadilan Militer Tinggi II Jakarta […]

Bagikan :

Konflik Papua, Politik Setengah Hati, dan Jalan Dialog

Oleh : Sholehudin A Aziz* Memperbincangkan Papua seakan tak pernah berakhir. Lembaran sejarah penyelesaian konflik Papua tak ubahnya seperti kertas “buram” penuh coretan yang menyimpan sejuta persoalan. Bila ada pertanyaan, kapankah konflik Papua berakhir? Saya kira tak akan ada satupun yang bisa menjawabnya, bahkan oleh seorang Presiden sekalipun. 53 tahun sudah konflik Papua terjadi. Selama […]

Bagikan :

“Penodaan Agama Seharusnya Diselesaikan Melalui Dialog, Bukan Hukum”

JAKARTA, KOMPAS.com — Direktur Imparsial Al Araf mengatakan, istilah penodaan atau penistaan agama tidak dikenal dalam sistem hukum dan HAM internasional. Menurut Al Araf, sistem hukum diciptakan tidak untuk mengatur hal yang terkait pandangan seseorang terhadap keyakinan tertentu. Sebab, jika instrumen hukum digunakan untuk memroses pandangan seseorang atas keyakinan, hal itu hanya akan menimbulkan kontroversi. […]

Bagikan :