RI Tunggu Bantuan Teknis Jepang Amankan Selat Malaka
15 December 2005
Indonesia masih menunggu bentuk bantuan teknis yang akan ditawarkan Jepang guna mendukung pengamanan di Selat Malaka.
"Kita masih tunggu kira-kira bantuan teknis apa yang akan diberikan Jepang," kata Menteri Pertahanan (Menhan) Juwono Sudarsono seperti dikutip Antara, di Kuala Lumpur, Rabu (14/12).
Sebelumnya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam pertemuan empat mata dengan Perdana Menteri Jepang Junichiro Koizumi pada KTT ke-11 ASEAN, mengundang Negeri Matahari Terbit itu untuk membantu pengamanan di Selat Malaka.
Juwono mengatakan, seluruh bentuk bantuan yang ditawarkan maupun yang diminta tetap berupa bantuan teknis, bukan gelar kekuatan militer. "Jadi, kita tunggu apa kira-kira yang akan diberikan Jepang dalam mendukung pengamanan di Selat Malaka. Tetapi yang jelas tetap berupa bantuan teknis," kata Menhan menegaskan.
Ia mengatakan, kerjasama operasional pengamanan selat Malaka sepanjang 500 mil itu juga menjadi salah satu fokus utama pembahasan Sidang ke-34 General Border Committee (GBC) Indonesi-Malaysia 15 Desember 2005.
"Selain kerjasama yang telah dijalankan kedua negara, beserta Singapura, kita juga tidak menutup bantuan dukungan pengamanan dari negara lain seperti Jepang," kata mantan Duta Besar RI untuk Inggris itu, menegaskan.
Sumber: Ant
Penulis: Edj
http://kompas.com/utama/news/0512/15/021823.htm
Last Updated (Thursday, 11 March 2010 23:21)
Seminar Nasional
dalam rangka
"Memperingati Hari HAM
dan Mengenang (alm) Munir 8 Desember 1965 - 7 September 2004”
“Hentikan Kekerasan di Papua menuju Dialog Jakarta-Papua”
9 Desember 2011
Auditorium FISIP Universitas Parahyangan Bandung
Diselenggarakan oleh :
FISIP Universitas Parahyangan, Imparsial dan Forum Akademisi untuk Papua Damai
Jadwal acara dan Pembicara :
Disk




