025/siaranpers/imparsial/XII/2009
Sengketa kepemilikan lahan antara warga petani Desa Rengas I dan Desa Rengas II, Ogan Ilir, Sumatra Selatan dengan PTPN VII Unit Cinta Manis Rayon VI berujung pada penembakan warga oleh aparat keamanan. Akibat penembakan tersebut 12 (dua belas) orang mengalami luka tembak, 4 (empat) orang diantaranya mengalami luka cukup serius dan memerlukan perawatan.
Imparsial menilai, sengketa kepemilikan lahan yang berlarut-larut antara warga dengan perusahaan milik pemerintah tersebut mengakibatkan kerugian di kedua belah pihak, baik warga Ogan Ilir maupun PTPN VII dan sengketa tersebut semakin sulit untuk diselesaikan. Aparat keamanan yang seharusnya ditugaskan menjaga konflik tersebut agar tidak berujung pada kekerasan, justru terlibat sebagai pelaku kekerasan terhadap warga petani Ogan Ilir.
Imparsial mengecam penembakan terhadap warga petani di Ogan Ilir, Palembang, Sumatra Selatan, yang dilakukan oleh aparat Brimob Polda Sumatra Selatan. Imparsial juga menilai bahwa penembakan warga petani di Ogan Ilir dapat dikategorikan sebagai bentuk pelanggaran HAM.
Untuk itu, imparsial mengaharapkan agar kasus ini dapat diselesaikan secepatnya agar tidak ada lagi konflik yang berkelanjutan dengan persoalan yang sama, dan menghentikan tindakan brutal aparat keamanan terhadap warga negara.
Imparsial mendesak agar pelaku penembakan tersebut segera di usut dan diproses secara hukum demi keadilan.
Imparsial mendesak agar Kapolda Sumatra Selatan menindak tegas otak pelaku penembakan warga petani di Palembang Sumatra selatan.
Imparsial mendesak agar Komnas HAM segera melakukan penyelidikan terkait kasus penembakan tersebut dan memberikan rekomendasi hasil penyelidikannya sebagai referensi proses hukum dan bagi Kepolisian dalam mengambil tindakan.
Jakarta, 7 Desember 2009
Rusdi Marpaung
Managing Director of Imparsial
Seminar Nasional
dalam rangka
"Memperingati Hari HAM
dan Mengenang (alm) Munir 8 Desember 1965 - 7 September 2004”
“Hentikan Kekerasan di Papua menuju Dialog Jakarta-Papua”
9 Desember 2011
Auditorium FISIP Universitas Parahyangan Bandung
Diselenggarakan oleh :
FISIP Universitas Parahyangan, Imparsial dan Forum Akademisi untuk Papua Damai
Jadwal acara dan Pembicara :
Disk
Siaran Pers
Kementerian Pertahanan Sebagai Penghambat Reformasi Peradilan MiliterSiaran Pers Imparsial No.003/siaran pers/imparsial/II/2010 Proses amandemen UU 31/1997 tentang peradilan militer kembali mengalami stagnasi.... Read moreRabu, 03 Pebruari 2010 00:00
" Menyikapi Kedatangan Presiden Barack Obama "Siaran Pers Imparsial No.005/Siaran Pers/IMP/III/2010 " Menyikapi Kedatangan Presiden Barack Obama " Kedatangan Presiden Amerika Seri... Read moreKamis, 11 Maret 2010 20:33
|
Copyright © 2010 Imparsial
The Indonesian Human Rights Monitor



