The Jakarta Post | Tue, 10/11/2011 10:12 AM
JAKARTA: Anti-capital punishment activists and experts have urged the abolition of the death penalty as it is believed to undermine human dignity as well as failing to deliver a deterrent effect to criminals.Speaking before a forum co-organized by the human rights watchdog Imparsial and the British E ...
Add new comment
Artikel Lainnya...
- Imparsial: Konflik Papua Bisa Meluas "Konflik Papua telah berlangsung lama hingga sekitar 50 tahun."
- “Kekerasan di Aceh Mengancam Perdamaian”
- UU Intelijen Belum Ada, Sudah Ada Kesewenang-wenangan Densus
- Todung Minta Penghapusan Hukuman Mati
- Jangan Samakan Konflik Papua dengan Konflik Aceh
- Hati-Hati dengan Kloning RUU Intelijen
- Lily Wachid: Koruptor Boleh Dihukum Mati
- Perempuan dan Anak Papua Selalu Jadi Korban
Member Login
Noticeboard
Seminar Nasional
dalam rangka
"Memperingati Hari HAM
dan Mengenang (alm) Munir 8 Desember 1965 - 7 September 2004”
“Hentikan Kekerasan di Papua menuju Dialog Jakarta-Papua”
9 Desember 2011
Auditorium FISIP Universitas Parahyangan Bandung
Diselenggarakan oleh :
FISIP Universitas Parahyangan, Imparsial dan Forum Akademisi untuk Papua Damai
Jadwal acara dan Pembicara :
Disk
Siaran Pers
Kementerian Pertahanan Sebagai Penghambat Reformasi Peradilan MiliterSiaran Pers Imparsial No.003/siaran pers/imparsial/II/2010 Proses amandemen UU 31/1997 tentang peradilan militer kembali mengalami stagnasi.... Read moreRabu, 03 Pebruari 2010 00:00
" Menyikapi Kedatangan Presiden Barack Obama "Siaran Pers Imparsial No.005/Siaran Pers/IMP/III/2010 " Menyikapi Kedatangan Presiden Barack Obama " Kedatangan Presiden Amerika Seri... Read moreKamis, 11 Maret 2010 20:33
|




