Mega Putra Ratya : detikNews
?detikcom - Jakarta, Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menetapkan kriteria tambahan terhadap bakal calon Kapolri baru. Kriteria tambahan ini didasarkan pada kebutuhan untuk melakukan percepatan reformasi menyeluruh di tubuh lembaga penegak hukum itu.
"Menurut saya yang dibutuhkan ke depan harus 60% lebih tegas ke dalam dibanding ke luar. Plus paham fungsi pengawasan eksternal," ujar Sekretaris Kompolnas Adnan Pandu Praja dalam diskusi 'Pergantian Kapolri dan Reformasi Polri' di Kantor Imparsial, Jl Slamet Riadi, Jakarta, Jumat (18/6/2010).
Dia tidak memungkiri penetapan kriteria baru tersebut berkaca dari kasus pidana yang melibatkan sejumlah petinggi Mabes Polri. Terutama, kasus dugaan makelar kasus dan mafia hukum yang hingga kini dinilai kurang ada tindakan tegas dan cepat dari Kapolri Bambang Hendarso Danuri terhadap jajarannya yang terlibat.
"Ketegasan (Kapolri) yang sekarang, 70% eksternal dan 30% internal. Tegas di luar, tapi di dalam tidak tegas," kritik Pandu.
Sementara kriteria lain masih sama seperti yang Kompolnas tetapkan 3 tahun lalu. Sisa masa tugas kandidat minimal dua tahun sebelum resmi masuk usia pensiun dan pernah memimpin Kepolisian Daerah.
"Pernah jadi kapolda itu penting. Di wilayah itu kan banyak masalah benturan politik, dari situ kita bisa melihat dia menyelesaikannya," sambung Pandu
Member Login
Noticeboard
Seminar Nasional
dalam rangka
"Memperingati Hari HAM
dan Mengenang (alm) Munir 8 Desember 1965 - 7 September 2004”
“Hentikan Kekerasan di Papua menuju Dialog Jakarta-Papua”
9 Desember 2011
Auditorium FISIP Universitas Parahyangan Bandung
Diselenggarakan oleh :
FISIP Universitas Parahyangan, Imparsial dan Forum Akademisi untuk Papua Damai
Jadwal acara dan Pembicara :
Disk
Siaran Pers
Kementerian Pertahanan Sebagai Penghambat Reformasi Peradilan MiliterSiaran Pers Imparsial No.003/siaran pers/imparsial/II/2010 Proses amandemen UU 31/1997 tentang peradilan militer kembali mengalami stagnasi.... Read moreRabu, 03 Pebruari 2010 00:00
" Menyikapi Kedatangan Presiden Barack Obama "Siaran Pers Imparsial No.005/Siaran Pers/IMP/III/2010 " Menyikapi Kedatangan Presiden Barack Obama " Kedatangan Presiden Amerika Seri... Read moreKamis, 11 Maret 2010 20:33
|




