TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Imparsial meminta agar kunjungan Presiden AS Barack Obama ke Indonesia tak dimanfaatkan untuk memberikan bantuan dana ke Korps Pasukan Khusus (Kopassus) TNI AD.
Imparsial dalam konferensi persnya di kantor Jalan Slamet Riyadi 19 Jakarta Selatan, Kamis (11/3/2010), menyatakan keberatannya bila yang menerima adalah Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat (AD), khususnya Kopassus.
Menurut Poengky Indarti, Managing Director Imparsial, track record buruk Kopassus dalam urusan HAM membuat pasukan elite milik AD itu tidak pantas menerima bantuan.
"Mending buat TNI Angkatan Laut (AL) atau Angkatan Udara (AU). Negara kita itu luas laut dan udaranya sangat besar. Dana bantuan itu sangat cocok bila dianggarkan untul TNI AL dan AU. Mengingat alutsista yang mereka miliki sudah tidak layak lagi, maka bantuan untuk mereka yang paling tepat," seru Poengky.
Imparsial pun memaparkan mengapa Kopassus belum layak untuk dibantu.
"Kita lihat saja, banyak para petinggi Kopassus yang terlibat dalam kasus pelanggaran HAM, yang sampai detik ini belum tersentuh hukum. Satu di antaranya malah ada yang jadi Danrem, kan lucu. Kita khawatirkan kalau dana diberikan pada mereka, dan persenjataan mereka di modernisasi lagi, justru akan menambah tinggi angka pelanggaran HAM di Indonesia," tegas Poengky pada tribunnews. (TNC)
http://www.tribunkaltim.co.id/read/artikel/51725
Seminar Nasional
dalam rangka
"Memperingati Hari HAM
dan Mengenang (alm) Munir 8 Desember 1965 - 7 September 2004”
“Hentikan Kekerasan di Papua menuju Dialog Jakarta-Papua”
9 Desember 2011
Auditorium FISIP Universitas Parahyangan Bandung
Diselenggarakan oleh :
FISIP Universitas Parahyangan, Imparsial dan Forum Akademisi untuk Papua Damai
Jadwal acara dan Pembicara :
Disk
Siaran Pers
Kementerian Pertahanan Sebagai Penghambat Reformasi Peradilan MiliterSiaran Pers Imparsial No.003/siaran pers/imparsial/II/2010 Proses amandemen UU 31/1997 tentang peradilan militer kembali mengalami stagnasi.... Read moreRabu, 03 Pebruari 2010 00:00
" Menyikapi Kedatangan Presiden Barack Obama "Siaran Pers Imparsial No.005/Siaran Pers/IMP/III/2010 " Menyikapi Kedatangan Presiden Barack Obama " Kedatangan Presiden Amerika Seri... Read moreKamis, 11 Maret 2010 20:33
|




