PANGALENGAN, KOMPAS.com - Perusuh yang biasa muncul saat melakukan aksi ketidakpuasan atas hasil Pemilukada bisa ditembak.
"Perusuh atau siapa pun yang membuat tidak kriminal yang membahayakan nyawa seseorang, terlebih dilakukan karena ketidakpuasan atas hasil pemilukada bisa ditembak petugas polisi," ujar Kapolda Jabar Irjen Sutarman di sela peresmian kompleks bangunan sekolah tahan gempa di SDN Pangalengan I/III Kabupaten Bandung, Selasa (3/8/2010).
Menurut Sutarman, keputusan menembak merupakan hak kewenangan yang melekat pada anggota polisi ketika menghadapi musuh atau pelaku kejahatan yang sangat membahayakan orang lain.
Ketika ditanya tentang netralitas petugas polisi pada penyelenggaraan pemilukada, Sutarman mengatakan bahwa sesuai aturan TNI/Pori itu tidak boleh memilih.
"Fungsi kita mengamankan dan tidak boleh berpihak kepada siapa pun. Yang menang dan yang kalah sama saja bagi kita. Hanya kita mengimbau kepada kandidat yang kalah, sejatinya terimalah kekalahan itu. Bila itu dilakukan maka akan beres dan tidak akan ada konflik yang meruncing," ujarnya.
Kapolda Jabar menyatakan setiap kandidat boleh bersaing dalam kampanye dengan adu program. Kapolda juga kembali meminta pihak yang kalah untuk bisa menerima kekalahan, salah satunya dengan mendukung pihak yang menang.
http://regional.kompas.com/read/2010/08/03/22325257/Kapolda.Perusuh.Pilkada.Bisa.Ditembak
Selasa, 3 Agustus 2010 | 22:32 WIB
Seminar Nasional
dalam rangka
"Memperingati Hari HAM
dan Mengenang (alm) Munir 8 Desember 1965 - 7 September 2004”
“Hentikan Kekerasan di Papua menuju Dialog Jakarta-Papua”
9 Desember 2011
Auditorium FISIP Universitas Parahyangan Bandung
Diselenggarakan oleh :
FISIP Universitas Parahyangan, Imparsial dan Forum Akademisi untuk Papua Damai
Jadwal acara dan Pembicara :
Disk
Siaran Pers
Kementerian Pertahanan Sebagai Penghambat Reformasi Peradilan MiliterSiaran Pers Imparsial No.003/siaran pers/imparsial/II/2010 Proses amandemen UU 31/1997 tentang peradilan militer kembali mengalami stagnasi.... Read moreRabu, 03 Pebruari 2010 00:00
" Menyikapi Kedatangan Presiden Barack Obama "Siaran Pers Imparsial No.005/Siaran Pers/IMP/III/2010 " Menyikapi Kedatangan Presiden Barack Obama " Kedatangan Presiden Amerika Seri... Read moreKamis, 11 Maret 2010 20:33
|




