KBR68H, Jakarta - Forum Akademisi untuk Papua Damai menargetkan penyelesaian tawaran bentuk dialog Jakarta-Papua pertengahan Desember. Koordinator Forum Akademisi untuk Papua Damai Otto Syamsudin Ishak mengatakan, para akademisi menyusun draft ini karena pemerintah pusat tidak memiliki tawaran bentuk dialog untuk masyarakat Papua. Target dari bentuk dialog tersebut adalah mewadahi kepentingan masyarakat Papua dan pemerintah pusat dalam penyelesaian konflik Papua.
"Pada Desember kita akan keluarkan. Kita akan menawarkan suatu konsep karena komunikasi konstruktif tidak ada definisinya dan tidak operasional. Kita ingin membuat konsep dialog yang operasional. Kita akan melakukan sosialisasi ke mana-mana setelahnya. Setelah ini kita akan duduk diskusi menyusun garis besar"
Sebelumnya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan pemerintah pusat bersedia membuka ruang dialog melalui komunikasi konstruktif dengan masyarakat Papua. Namun, pemerintah menolak tawaran Konferensi Perdamaian Tanah Papua terkait bentuk dialog Jakarta-Papua.
http://www.kbr68h.com/berita/papua/15177-forum-akademisi-siapkan-format-dialog-jakarta-papua
Diskusi Publik
Kenaikan Harga BBM vs. Belanja Senjata Rp. 150 Triliun (Menyoal Transparansi dan Alokasi Belanja Senjata TNI)
Rabu, 28 Maret 2012, Pukul. 14.30 s/d Selesai Tempat:
Kantor HRWG (Human Right Working Group)
Alamat: Jln. Rp Soeroso 41, Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat (Depan Restauran Roro Jonggrang)
Pembicara:
- TB. Hasanuddin (Wakil Ketua Komisi I DPR RI)
- Danang Widoyoko (Koordinator ICW)




