Bangun Pertahanan Maritim, AU Dan AL Perlu Lebih Diperhatikan

RMOL.CO-“Pembangunan maritim security hanya bisa dilakukan dengan cara membangun kekuatan angkatan laut dan udara. Dalam pergantian panglima TNI nanti sesuai dengan UU 34/2004 seharusnya rotasinya diberikan kepada AU,” kata Direktur Imparsial Al Araf di kantornya, Jakarta, Rabu (4/10).

Dalam membangun maritim security hal yang penting adalah memastikan kebijakan pemerintah yang berorientasi keluar dalam konteks persepsi ancaman. Selama ini orientasi pertahanan in world looking atau melihat ke dalam.

“Hari ini Indonesia mengalami persoalan serius soal Laut Cina Selatan. Oleh karena itu, kapasitas kekuatan militer harus ditujukan untuk membangun bagaimana menghadapi skenario terburuk nanti,” jelas Al Araf.

Pemerintah juga perlu membuat skala prioritas soal anggaran pertahanan guna menjamin berjalannya maritim security dengan memperhatikan kekuatan AL dan AU

“Karena AU dan AL perlu diperkuat. Menurut data buku pos pertahanan negara menunjukkan alutsista bagi AU dan AL hanya 60 persen yang layak pakai,” imbuh Al Araf. [wah]  

Bagikan :
0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *