Imparsial: Penanganan Palanggaran HAM Tak Jelas

AKURAT.CODirektur Imparsial Al Araf mengungkapkan kasus pembunuhan almarhum  Munir Said Thalib hingga kini tidak ada titik terang.

Munir merupakan aktifis HAM yang pernah menangani kasus-kasus pelanggaran HAM. Pria asal Malang ini meninggal dunia pada tanggal 7 September 2004 di dalam pesawat Garuda Indonesia ketika Munir sedang melakukan perjalanan menuju Amsterdam, Belanda.

“Keamanan nasional itu hanya menjadi tameng untuk menguasai dan mempertahankan kekuasaan yang bobrok pada masa pemerintahan order baru,” kata Al Araf pada acara acara Launching buku & Diskusi Publik, Kantor Imparsial, Kamis (23/8).

Al Araf mengatakan, dengan menghukum para pelaku pelanggaran HAM akan mendapatkan kepastian bahwa kasus serupa tidak terjadi kembali di masa reformasi sekarang ini. Tetapi pada kenyataannya penyelesaian kasus tersebut tidak kunjung tuntas sehingga di masa reformasi sekarang ini masih terjadi kekerasan dan pelanggaran HAM.

“Nyatanya kan dari dulu sampai sekarang kasus pelanggaran HAM tidak selesai-selesai, kita tidak heran kalau dulu masa reformasi sekarang ini masih terjadi,” kata Al Araf.

Kasus pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) di Indonesia bukan hanya soal pembunuhan Munir. Ada beberapa kasus lainnya seperti kasus Theys Eluay pada tahun 2002, Penembakan mahasiswa Universitas Trisakti tahun 1998.

Kasus pelanggaran HAM, Komnas HAM sudah mencoba menyelesaikan penyelidikan sebagian besar kasus pelanggaran HAM di Indonesia, tetapi dari pihak Kejaksaan Agung mengembalikan laporan tersebut dengan berbagai alasan.

 

Oktaviani

 Kamis, 23 Agustus 2018 21:55 WIB

Bagikan :
0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *