Ingatkan Jokowi, Imparsial: Agenda Kenegaraan Tak Hanya Ekonomi, tapi Juga HAM

AKURAT.CO, Presiden Joko Widodo diminta untuk membuka ruang dan mendengarkan masukan dan kritikan masyarakat sipil terkait agenda perlindungan dan penegakan Hak Asasi Manusia (HAM).

Hal itu dikatakan Wakil Direktur Eksekutif Imparsial Gufron Mabruri mananggapi pidato kenegaraan Presiden Jokowi saat pelantikan yang tidak menyebutkan isu HAM.

“Pemerintah perlu membuka ruang untuk mendengar masyarakat sipil dalam konteks agenda hak asasi manusia,” kata Mabruri saat  dihubungi, Jakarta, Minggu (27/10/2019).

Ia mengatakan, aspirasi masyarakat itu tidak hanya didengar, akan tetapi harus diakomodasi, baik dalam bentuk kebijakan maupun dalam bentuk agenda para Menteri terkait.

Ia menyebutkan, agenda kebangsaan dan kenegaraan tidak hanya tentang ekonomi, infrastruktur dan pencegahan paham radikalisme dan ekstrimisme.

Namun, salah satu agenda yang penting adalah tentang perlindungan dan penegakan HAM yang dimiliki oleh setiap warga negara.

“Kalau bicara agenda kebangsaan itu bukan tentang ekonomi, bukan hanya tentang radikalisme, ancaman ekstrimisme, tapi juga bagimana agenda perbaikan hak asasi manusia juga menjadi salah satu agenda penting Bangsa Indonesia untuk hari ini dan ke depan,” tandasnya.

Oleh karena itu, tambahnya, HAM merupakan salah satu kunci menjalankan agenda kenegaraan. Saat ini belum terlambat bagi Presiden Jokowi untuk menunjukan komitmennya terhadap HAM.

“Jadi saya kira itu menjadi kuncinya, ya belum terlambat meskipun kabinet udah tersusun, tapi Jokowi harus membuktikan dia punya komitmen untuk perbaikan dan penegakan HAM, meskipun dari awal dalam konteks penyusunan kabinet kita meragukan,” pungkasnya.

 

Muslimin

 Minggu, 27 Oktober 2019 21:24 WIB

Editor: Arief Munandar

Bagikan :
0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *