PRO-KONTRA PIDANA MATI DI KALANGAN MAHASISWA

BINUS UNIVERSITY-Himpunan Mahasiswa Business Law (HIMSLAW) bekerja sama dengan IMPARSIAL
mengadakan diskusi publik sekaligus pemutaran film tentang pidana mati. Kegiatan ini
dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Anti-Hukuman Mati yang jatuh pada tanggal
10 Oktober 2018. Dalam kegiatan ini diadakan pemutaran film “NOVUM” dan
“MENANTI KEADILAN”. Kegiatan ini dilaksanakan serentak di lima kampus, yaitu kampus Universitas
Negeri Jakarta, STIH Jentera, Universitas Indonesia dan Unversitas Parahiyangan Bandung.
Di BINUS sendiri, kegiatan berlangsung di Kampus Anggrek.

Dalam diskusi publik hadir empat pembicara yaitu Dr. Ahmad Sofian, SH, MA (dosen
Jurusan Hukum Bisnis-BINUS University), Muhammad Arief, SH, MH (Direktur LBH Jakarta),
Evitarossi Budawan (IMPARSIAL), dan Siti Rohani (Isteri Alm. Zulfikar Ali), dan sebagai
moderator Rexy Hutabarat (Mahasiswa Jurusan Hukum Bisnis). Hadir dalam kesempatan ini
lebih kurang 80 peserta yang sebagian besar adalah mahasiswa jurusan hukum bisnis. Acara
ini dibuka secara resmi oleh Dr. Besar, SH, MHum (sekretarris Jurusan Hukum Bisnis BINUS
University).

Kesimpulan yang diperoleh dari diskusi ini adalah hukuman mati meskipun masih
diberlakukan di beberapa negara, namun pelaksanaannya sangat ketat dan hanya untuk
jenis kejahatan-kejahatan tertentu. Hukuman mati juga dinilai bertentangan dengan piagam
hak asasi manusia yang mengutamakan hak untuk hidup dan merupakan hak dasar manusia
yang tidak bisa dicabut kecuali oleh Tuhan. Hukuman mati juga tidak menyebabkan
kejahatan makin berkurang karena itu hukuman mati tidak membuat penjahat menjadi
takut. Selain itu ditemukan sejumlah putusan yang kurang akurat dalam proses pembuktian
sehingga jika hukuman mati telah dieksekusi maka akan sulit mengkoreksi nya kembali.
Dengan demikian, hukuman mati seharusnya dimoratorium sehingga tidak diberlakukan lagi
di Indonesia, yang saat ini masih ditemukan di sejumlah perundang-undangan nasional. (***)


Published at : 11 October 2018

Bagikan :
0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *