Kebebasan Berekspresi dan Ujaran Kebencian

/
Oleh: Gufron Mabruri* Senin, 04 Sep 2017 17:30 | editor…

Desentralisasi Asimetris; Politik Aceh dan Papua

/
Oleh : Aryos Nivada, MA* Aceh dan Papua adalah dua provinsi…

Resolusi Konflik Papua Damai Pendekatan Sosiologis

/
Oleh : Dr. Bakhrul Khair Amal, M.Si*   Berbagai usaha…

Menunggu Dialog Jakarta dan Papua

/
Oleh : Aditya Batara Gunawan* Harapan akan dilaksanakannya…

Kebebasan Berekspresi dan Ujaran Kebencian

Oleh: Gufron Mabruri* Senin, 04 Sep 2017 17:30 | editor : Miftakhul F.S   Jawapos.com-Penanganan Maraknya ujaran kebencian diruang publik hingga kini masih merupakan persoalan pelik. salah satu masalah utamanya, isu ujaran kebencian belum secara baik dan jelas dipahami, bukan hanya oleh anggota masyarakat sehingga masih saja ada yang tergerak untuk melakukan ujaran-ujaran kebencian di ruang […]

Bagikan :

Papua dan Perhatian Internasional Dalam Sidang UPR Dewan HAM PBB

Oleh : Muhammad Hafiz* Papua merupakan salah stu isu yang paling sensitif bagi pemerintah Indonesia, baik di tingkat nasional maupun internasional. Hal ini terkait dengan isu self-determination atau penentuan hidup sendiri yang seringkali beririsan dengan situasi HAM di Papua. Kebijakan pemerintah Indonesia hingga saat ini lebih mengedepankan dialog-damai untuk Papua, sehingga suara-suara yang mengarah pada kemerdekaan […]

Bagikan :

Desentralisasi Asimetris; Politik Aceh dan Papua

Oleh : Aryos Nivada, MA* Aceh dan Papua adalah dua provinsi di Indonesia yang diberikan kewenangan tersendiri oleh pemerintah pusat dalam menjalankan pemerintahannya. Model pemerintahan tersebut adalah desentralisasi asimetris (asymmetrical decentralization) yang membedakan dengan provinsi lainnya di Indonesia. Para pakar mengartikulasikan model desentralisasi asimetris (DS) adalah pemberian kewenangan secara politik, ekonomi, fiskal, dan administrasi yang […]

Bagikan :

Resolusi Konflik Papua Damai Pendekatan Sosiologis

Oleh : Dr. Bakhrul Khair Amal, M.Si*   Berbagai usaha untuk meresolusi konflik di Papua telah dilakukan, namun belum menghasilkan proses resolusi konflik yang sempurna. Dalam perkembangannya, menemukan beberapa tantangan. Keberadaan konflik terbuka dan kekerasan yang disebabkan prinsip NKRI harga mati bagi Indonesia dan referendum satu- satunya solusi bagi OPM. Kekerasan ini juga didukung kepentingan […]

Bagikan :

Menunggu Dialog Jakarta dan Papua

Oleh : Aditya Batara Gunawan* Harapan akan dilaksanakannya dialog sebagai mekanisme untuk mendorong terciptanya Papua yang damai di masa pemerintahan Presiden Joko Widodo tak henti-hentinya disuarakan oleh kalangan masyarakat sipil. Akan tetapi, nampaknya pemerintah belum bergeming sedikit pun. Beberapa kali kunjungan Presiden Jokowi ke tanah Papua juga tidak menghasilkan terobosan yang berarti. Layaknya kunjungan ke […]

Bagikan :

Politik Rekognisi: Nalar Reintegrasi Papua

Oleh : Halili* Atas dasar perspektif kepentingan politik Indonesia sebagai sebuah negara-bangsa, kepentingan terbesar dari proses dekolonisasi Papua pada 1963 adalah integrasi Indonesia sebagai sebuah nasion. Hal itu tergambar secara paripurna dalam sikap dan statemen politik Bung Karno, pendiri bangsa dan presiden pertama RI, yang pada pokoknya dapat disimpulkan bahwa Indonesia tidaklah lengkap tanpa Papua. Papua […]

Bagikan :

Bagi Papua, Roti, Anggur, dan Jembatan Bukan Penawar Duka

Oleh : Irine Hiraswari Gayatri, M.A.* Membicarakan Papua berarti mendiskusikan kontestasi hegemoni makna sebagai dilema sebuah bangsa yang sejarahnya panjang. Setelah seolah-olah bergerak maju di mana “dialog” sebagai kata kunci yang diusulkan oleh Tim Kajian Papua LIPI diterima secara luas  dalam perbincangan-perbincangan di Jakarta, Papua maupun kota-kota lain, bahkan diterima oleh pemerintahan SBY dengan kata lain “komunikasi […]

Bagikan :

Konsistensi Otonomi Khusus Papua?

Oleh : Amiruddin* DALAM 2016/2017 ini, sudah dua kali isu Papua menjadi buah pembicaraan dalam forum PBB di Jenewa dan New York. Peristiwa tersebut perlu mendapat perhatian serius oleh DPR-RI dan pemerintah. Pertama yang berbicara di forum resmi PBB itu adalah perwakilan resmi dari negara-negara pulau di Pasifik dengan kesamaan kultural dengan Papua. Kedua, tujuh […]

Bagikan :

Konflik Papua, Pendekatan Keamanan dan Dialog

Oleh: Aisah Putri Budiatri dan Diandra Mengko* Berakhirnya kekuasaan Orde Baru sesungguhnya telah menjadi momentum besar bagi Indonesia untuk merubah paradigma penyelesaikan konflik di dalam negeri, tak terkecuali konflik Papua. Banyak pihak yang berharap agar pemerintah segera meninggalkan pendekatan keamanan dan mulai menyelesaikan konflik Papua secara damai. Pada awalnya, harapan ini bagai gayung bersambut dengan […]

Bagikan :

Kebebasan Berekespresi di Papua

Oleh : Asfinawati* Apa pendapat kita bila mendengar puluhan orang bahkan ratusan ditangkap karena melakukan  aksi unjuk rasa damai, semata-mata karena melakukan aksi? Mari kita lebih nyatakan lagi ilustrasi tersebut. Misal ratusan perempuan ditangkap saat melakukan aksi unjuk rasa pada hari buruh 1 Mei. Atau puluhan buruh migran ditangkap saat melakukan aksi unjuk rasa solidaritas […]

Bagikan :