Pos

Imparsial: Pemerintah Tak Kompak Tangani Pemulangan WNI ISIS

Indonesiainside.id, Jakarta – Direktur Imparsial, Al Araf, menilai pemerintah ambigu dalam menyikapi isu pemulangan WNI yang tergabung dalam Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) dari Timur Tengah ke Indoensia. Ini menyusul pernyataan Presiden Jokowi yang secara pribadi menolak pemulangan mereka. Namun, di sisi lain kepala negara itu menyatakan isu itu akan dibahas dalam rapat terbatas (Ratas) Kabinet Indonesia Maju.

“Ada ambiguitas dalam menyikapi persoalan ini, karena belum ada kajian yang matang terhadap persoalan ini. Sehingga opsi-opsinya menjadi beragam dan menjadi perdebatan publik,” kata Al Araf saat ditemui di Jakarta, Selasa (11/2).

Dia menyoroti pernyataan beberapa menteri yang mengatakan setuju WNI ISIS dipulangkan, namun disusul dengan pernyataan menteri lainnya menyatakan menolak. Sikap demikian juga diikuti oleh kepala daerah.

“Ada menteri yang bilang boleh dipulangkan, ada yang bilang tidak. Ada gubernur yang bilang boleh, ada yang tidak. Lalu ada sikap Presiden seperti itu lalu kemudian ada sikap pemerintah belum mengambil keputusan,” ujar dia.

Oleh: Muhajir

Bagikan :